Hubungan Karakteristik Ibu Post Sectio Caesarea Dengan Durasi Flatus di RSUD Kota Bandung

Authors

  • Umi Khasanah Universitas Ahirajasa Reswara Sanjaya

DOI:

https://doi.org/10.61492/cindoku.v2i2.402

Keywords:

Sectio caesarea, Karakteristik ibu, Flatus

Abstract

Sectio caesarea merupakan prosedur pembedahan mayor yang berisiko menimbulkan gangguan sistem gastrointestinal, ditandai dengan keterlambatan peristaltik usus. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik ibu post sectio caesarea dengan durasi kembalinya flatus. Desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 40 responden yang dipilih secara purposive sampling. Variabel yang dianalisis meliputi pendidikan, pekerjaan, paritas, jenis SC, dan indikasi SC, dengan pencatatan waktu flatus sebagai indikator pemulihan fungsi usus. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan hanya indikasi operasi SC yang berhubungan signifikan dengan durasi flatus (p = 0,010): pasien dengan cephalopelvic disproportion (CPD) mengalami flatus lebih cepat, plasenta previa cenderung pada kategori sedang, dan oligohidramnion lebih sering lambat. Variabel pendidikan, pekerjaan, paritas, dan jenis SC tidak menunjukkan hubungan bermakna (p > 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa faktor fisiologis dan kompleksitas operasi lebih dominan mempengaruhi pemulihan fungsi gastrointestinal dibanding faktor demografis. Implikasi praktisnya adalah perlunya mempertimbangkan indikasi operasi dalam perencanaan asuhan keperawatan untuk mempercepat pemulihan pasien pasca SC.

Kata kunci: sectio caesarea, karakteristik ibu, flatus

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmed, M. R., Ali, W., Ahmed, S., & Khamess, R. E., 2018. Efficacy Of Three Different Regimens In Recovery Of Bowel Function Following Elective Cesarean Section : A Randomized Trial.

Akalpler, O., & Okumus, H. (2018). Gum Chewing And Bowel Function After Caesarean Section Under Spinal Anesthesia. Pakistan Journal Of Medical Sciences, 34(5), 1242–1247. Https://Doi.Org/10.12669/Pjms.345.15772

Buchanan L, Tuma F. (2023) Postoperative Ileus. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK560780/?utm_source=chatgpt.com

Cunningham, F. G. (2018). Obstetri Williams. Edisi 23. Volume 1. Jakarta: EGC.

Hasrianti, Hasrianti & Arsyad, Aryadi & Usman, Andi & Ramadany, Sri & Nontji, Werna & Hafsa, Mahmud. (2024). Efek Permen Karet, Madu, Dan Mobilisasi Dini Terhadap Pemulihan Peristaltik Usus Dan Waktu Flatus Pada Pasien Post Seksio. Gema Kesehatan. 16. 140-153. 10.47539/Gk.V16i2.459.

Herman, A. (2019). Pengaruh Intervensi Keperawatan Kombinasi Chewing Gum Dan Mobilisasi Dini Terhadap Peningkatan Peristaltik Usus Dan Flatus Pada Pasien Post Seksio Sesarea Di Rumah Sakit Kota Kendari.

Hu, Xiao-Li et.al. (2024). Correction: Impact of varied feeding protocols on gastrointestinal function recovery in the early postoperative period following repeat cesarean section: a randomized controlled trial. BMC Pregnancy and Childbirth. 24. 10.1186/s12884-024-07100-y

Jaya, H., Amin, M., Putro, S. A., & Azzahra, Z. (2023). Mobilisasi dini pasien post sectio caesarea dengan masalah gangguan mobilitas fisik. Jurnal Keperawatan Merdeka (JKM), 3(1).

Kehlet, H., 2008. Postoperative Ileus—An Update On Preventive Techniques. Nature Reviews Gastroenterology And Hepatology, 5(10), 552.

Ledari, F. M., Barat, S., Delavar, M. A., Banihosini, S. Z., & Khafri, S., 2013. Chewing Sugar-Free Gum Reduces Ileus After Cesarean Section In Nulliparous Women: A Randomized Clinical Trial. Iranian Red Crescent Medical Journal, 15(4), 330.

Notoatmodjo, S. 2018, Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta

Downloads

Published

2025-08-31

How to Cite

Khasanah, U. (2025). Hubungan Karakteristik Ibu Post Sectio Caesarea Dengan Durasi Flatus di RSUD Kota Bandung. Cindoku : Jurnal Keperawatan Dan Ilmu Kesehatan, 2(2), 126–131. https://doi.org/10.61492/cindoku.v2i2.402

Issue

Section

Articles