Optimalisasi Kebijakan E-Hibah Dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Dana Hibah di Kabupaten Sukabumi

Authors

  • Agus Suryadi Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi

DOI:

https://doi.org/10.61492/ecos-preneurs.v4i1.597

Keywords:

Efektivitas, Dana Hibah, Akuntabilitas, Transparansi, Good Governance

Abstract

Pengelolaan dana hibah pada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi memegang peranan strategis dalam mendukung aktivitas sosial, keagamaan, dan pendidikan masyarakat. Namun, luasnya wilayah geografis serta tingginya volume proposal setiap tahunnya menimbulkan hambatan serius pada rantai birokrasi penatausahaan. Berdasarkan evaluasi dengan metode Urgency, Seriousness, Growth (USG), ditemukan bahwa masalah utama yang paling mendesak untuk ditangani adalah rendahnya efisiensi proses administrasi akibat alur birokrasi yang panjang dan masih digunakannya sistem manual. Kondisi ini menciptakan penumpukan dokumen, memicu keterlambatan penyaluran dana ke masyarakat, serta memicu ketidakpuasan publik dan peningkatan risiko audit pertanggungjawaban. Secara yuridis dan manajerial, praktik verifikasi manual bertentangan dengan prinsip efisiensi anggaran dalam Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 serta memperlebar celah implementasi kebijakan Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Ditinjau dari teori efektivitas organisasi publik dan digitalisasi pelayanan publik, kelemahan sistemis ini terjadi akibat keterbatasan personel verifikator yang harus menangani dokumen secara fisik tanpa dukungan teknologi terintegrasi. Hal ini diperparah oleh prosedur verifikasi yang berbelit dan belum adanya mekanisme pelacakan dokumen secara transparan, sehingga diperlukan inovasi berbasis data digital untuk memangkas penumpukan berkas dan menekan tingkat kesalahan manusia (human error).

Untuk mengintervensi permasalahan tersebut, dilakukan analisis komparatif terhadap tiga alternatif kebijakan menggunakan Kriteria Bardach yang mencakup kelayakan teknis, ekonomi, politik, dan operasional administrasi. Hasil penilaian menetapkan bahwa Alternatif 1, yaitu pengembangan dan implementasi Sistem Informasi Terintegrasi "e-Hibah Kabupaten Sukabumi", secara mutlak menjadi opsi terbaik dengan skor tertinggi (35). Pilihan ini jauh mengungguli alternatif penambahan personel konvensional (skor 25) yang berisiko membengkakkan APBD secara permanen, serta opsi moratorium kuota hibah (skor 22) yang berpotensi memicu resistensi publik dan merusak citra pemerintah daerah. Sistem e-Hibah terbukti paling rasional karena didukung infrastruktur digital yang siap, hemat biaya jangka panjang, serta selaras dengan agenda reformasi birokrasi daerah. Sebagai langkah konkret, merekomendasikan kepada Bupati Sukabumi untuk menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Sukabumi tentang Pedoman Penyelenggaraan e-Hibah sebagai payung hukum transisi tata kelola digital. Pelaksanaan kebijakan ini dirancang dalam tiga tahapan aksi, dimulai dari jangka pendek (1–6 bulan) untuk penyusunan draf regulasi dan integrasi keamanan siber dengan Diskominfosan, jangka menengah (6–12 bulan) untuk pengalokasian anggaran APBD serta rekayasa perangkat lunak berfitur e-Proposal, Verification Tracking, dan LPJ Online, hingga jangka panjang (>12 bulan) untuk bimbingan teknis aparatur, sosialisasi publik, serta integrasi basis data ke Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kemendagri demi menjamin transparansi dan efektivitas pelayanan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Annisak, W., Suhendra Setiawan, S. E., Wendi Wahyu Utama, S. E., Tika Sakina Putri, S. M., & Syafwandi, I. D. (2025). Budaya Organisasi dan Peningkatan Kinerja Pada Instansi Pemerintah Daerah. Fahmi Karya.

Bardach, E., & Patashnik, E. M. (2023). A practical guide for policy analysis: The eightfold path to more effective problem solving. CQ press.

Dewi, N. P., Satriawan, B., Yanti, S., Faizah, A., & Gunawan, D. (2024). Evaluasi Kinerja Organisasi Sektor Publik. TOHAR MEDIA.

Fajar Arian Putra, F. A. P. (2025). Prosedur Verifikasi Dokumen Pembayaran Pada Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Pesisir Selatan.

Indriyani, A. (2025). Analisis Kemandirian Pengelolaan Keuangan Daerah Studi Kasus Di Pemerintah Kota Magelang (Doctoral dissertation, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa STPMD" APMD").

Irsutami, S. E., CA, A., Sugeng Riadi, S. E., Ak, M., Danar Irianto, S. E., Fauziah Muchlis, S. E., & Faisal, M. A. (2026). Audit laporan keuangan berbasis akun: konsep, prosedur, dan studi kasus perusahaan. Reativ Publisher.

Kaomaneng, I. S., Jenny Morasa, S. E., CA, M. S. A., Hendrik Gamaliel, S. E., & CA, R. L. S. M.A. (2023). Good corporate governance dalam sektor publik. Mega press nusantara.

Kusumawati, N. (2024). Dampak Digitalisasi Bagi Efektivitas Implementasi Akuntansi Pemerintahan di Indonesia. Akuntanografi: Journal of Accounting Research, 1(1), 11-21.

Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2004). Management information systems: Managing the digital firm. Pearson Educación.

Mardiasmo, M. B. A. (2021). Akuntansi sektor publik-edisi terbaru. Penerbit Andi.

Mahayani, N. M. H. (2024). Implementasi Kebijakan Sosial Di Masyarakat Marginal: Studi Literatur Tentang Hambatan Dan Strategi Adaptasi. GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan, 11(2), 181-188.

Rahmah, R. A. P., & Harahap, C. B. (2025). Hukum Sebagai Instrumen Atau Hambatan: Tinjauan Kritis Terhadap Kebijakan Publik Di Indonesia. DIMENSI-Journal of Sociology, 13(2).

Simamora, O. J., & Barimbing, I. R. (2024). Optimasi Beban Administrasi Dilingkungan Diskumperindag Kabupaten Semarang: Tinjuan Mendalam Terhadap Efesiensi Operasional. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(13), 620-635.

Tukiran, M., Sari, N. P., & Dwibala, G. E. (2025). Perencanaan Strategis Organisasi Pemerintah.

PT Kanisius.

Winoto, S., & Handayani, M. T. (2022). Penguatan reformasi birokrasi di pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam perspektif policy leadership. Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 7(1), 37-52.

Zuhdi, F. I. N., Mawardi, M. C., & Hidayati, I. (2023). Analisis Kinerja Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pamekasan Tahun 2019-2021. e_Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi, 12(02), 721-728.

Regulasi & Perundang-undangan:

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 99 Tahun 2019 tentang Perubahan Kelima atas Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari APBD.

Downloads

Published

2026-07-28

How to Cite

Suryadi, A. (2026). Optimalisasi Kebijakan E-Hibah Dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Dana Hibah di Kabupaten Sukabumi. Alahyan Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 4(1), 29–55. https://doi.org/10.61492/ecos-preneurs.v4i1.597

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.