KKNT Kolaborasi UNWIRA-DIT: Pendataan Fasilitas Umum dan Rekomendasi Perbaikan di Kecamatan Maulafa
DOI:
https://doi.org/10.61492/jpmmocci.v4i1.518Keywords:
public facilities, physical condition, condition index, GIS, community serviceAbstract
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) kolaborasi antara Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) dan Dili Institute of Technology (DIT) telah menghasilkan data kondisi fisik fasilitas umum di Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendataan dan penilaian kondisi fisik fasilitas umum sebagai dasar rekomendasi perbaikan bagi Pemerintah Kota Kupang. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, penilaian indeks kondisi fisik berbasis 12 komponen bangunan, serta pemetaan spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil survei terhadap 31 fasilitas umum di Kelurahan Sikumana dan Kelurahan Belo menunjukkan bahwa 22 fasilitas (71%) dalam kondisi baik dengan indeks ≥ 2,50, sedangkan 9 fasilitas (29%) dalam kondisi perlu perhatian dengan indeks < 2,50. Komponen yang paling banyak mengalami kerusakan adalah kolom dan balok (26% rusak), atap (23% rusak), dan toilet/sanitasi (26% rusak). Sektor pendidikan menjadi yang paling rentan dengan 7 dari 9 fasilitas prioritas adalah sekolah. Berdasarkan hasil analisis, direkomendasikan rehabilitasi segera pada SMPN 12 Kupang (indeks 1,92), SD Inpres Sikumana 3 (indeks 2,08), dan SDN Bello (indeks 2,17) sebagai tiga fasilitas paling kritis. Data spasial dalam format SIG yang dihasilkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah sebagai instrumen perencanaan pembangunan berbasis data.
Downloads
References
Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024: Infrastruktur untuk Ekonomi dan Pelayanan Dasar. Kementerian PPN/Bappenas.
Batty, M. (2013). The New Science of Cities. MIT Press.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Laporan Kondisi Sarana dan Prasarana Pendidikan Nasional. Kemendikbud RI.
Kementerian PUPR. (2017). Peraturan Menteri PUPR No. 14 Tahun 2017 tentang Persyaratan Kemudahan Bangunan Gedung. Kementerian PUPR.
Kementerian PUPR. (2019). Pedoman Teknis Pemeliharaan dan Perawatan Bangunan Gedung. Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR.
Pati, D., & Park, C. S. (2006). Integration of facility condition assessment and GIS for prioritizing repair and renewal. HERD: Health Environments Research & Design Journal, 1(1), 72-91.
SNI 1726:2019. (2019). Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Nongedung. Badan Standardisasi Nasional.
Uzarski, D. R. (2002). Application of condition indexes for Army facilities management. Journal of Infrastructure Systems, 8(1), 1-8. https://doi.org/10.1061/(ASCE)1076-0342(2002)8:1(1)
WHO/UNICEF. (2021). Progress on Household Drinking Water, Sanitation and Hygiene 2000-2020: Five years into the SDGs. World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cancio da Costa Barros ldo, Robertus Mas Rayawulan, Eldo Marlino Fransisco da Costa, Dominik G Rebo Ule, Giovanni Battista Agung, Goldelfridus A Abani, Paulus Sianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








